Awas, 5 Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan

by penjurumedia | Oct 11, 2017

Awas, 5 Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan

Silent killer, adalah salah satu istilah dari penyakit diabetes, kenapa? karena gejala yang ditimbulkan tidak bisa disadari dan saat tak terduga bisa memberi efek yang membahayakan. Telat mengetahui gejalanya bisa berakibat fatal.

Semakin dini kita mengenalinya, maka semakin cepat pula kita bisa lakukan tindak pencegahan. Berikut 5 Gejala Diabetes:

1. Bolak-Balik Buang Air Kecil

Karena tubuh kekurangan insulin, maka tubuh mencari cara lain untuk memecah gula. Sehingga sel-sel dari dalam aliran darah digunakan dan dialirkan ke ginjal yang membuat ginjal bekerja lebih keras. Akibatnya frekuensi buang air kecil jadi meningkat.

2. Berat Badan Turun Drastis

Gejala umum diabetes, khususnya Tipe 1 adalah berat badan yang turun drastis. Saat pankreas berhenti bekerja, tubuh mencari cara lain untuk memecah glukosa darah. Salah satu caranya adalah dengan memecah lemak di dalam tubuh yang mengakibatkan turunnya berat badan secara drastis.

3. Gampang Haus dan Lapar

Dilansir dari webmd.com, saat seseorang kena diabetes, tubuhnya akan terus merasa lapar karena kadar insulin yang tidak seimbang. Padahal insulin ini punya fungsi penting mengeluarkan glukosa dari makanan ke dalam sel tubuh dan diubah jadi energi. Selain itu jadi mudah haus karena diabetes meningkatkan kadar gula darah dan menghambat ginjal menerima glukosa, sehingga membuat tubuh terus mengeluarkan urin. Kalau nafsu makan dan minum makin tidak terkendali, waspadai gejala diabetes ini, ya ladies.

4. Kaki Mati Rasa

Semakin tinggi gula darah, semakin besar dampaknya pada organ-organ tubuh. Dilansir dari medicalnewstoday.com, salah satu akibatnya adalah bisa menyebabkan kerusakan saraf di sistem tubuh, kaki pun bisa mati rasa. Kalau kaki mati rasa, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Sebaiknya lakukan tes darah karena gejalanya bisa saja mirip dengan gejala penyakit lain.

5. Mual dan Muntah

Tanpa insulin, tubuh akan menyedot lemak yang mengakibatkan peningkatkan keton di dalam tubuh. Saat tubuh kebanyakan keton, perut akan terasa mual dan bisa menyebabkan muntah. Kalau kadar keton melebihi batas normal, bisa menyebabkan diabetic ketoacidosis yang dapat mengancam jiwa bila tak segera ditangani dengan cepat.

Written By penjurumedia

Related Posts

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang mengganggu kerja hati ini dapat menular dengan...

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19?

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin terdiri dari banyak jenis dan kandungan,...

Hari Saka Bakti Husada

Hari Saka Bakti Husada

Selamat Hari Saka Bakti Husada 17 Juli 2021. Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan, pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan...

stroke

Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan berhenti sehingga nutrisi dan oksigen tidak mengalir ke jaringan otak. Tanpa keduanya, sel dalam otak...

Hipertensi

Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darah pada pembuluh naik. Dalam...

usia senja

Multiple Sclerosis

Salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang tua berusia senja yakni Multiple Sclerosis. Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat...

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Storytelling atau bercerita atau mendongeng merupakan kegiatan yang telah ada semenjak manusia ada. Storytelling juga yang membuat manusia punya sejarah....

Efek Keracunan Pestisida

Efek Keracunan Pestisida

Pestisida adalah istilah yang dipakai untuk kelompok kimia meliputi insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, moluskisida, nematisida, senyawa pengatur...

Comments

0 Comments