Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Bidai tulang kering adalah suatu kondisi ketika tulang kering atau tungkai bawah bagian depan—beserta jaringan ikat pelekat otot dan tulang—mengalami nyeri akibat adanya tekanan yang terjadi secara berulang. Tekanan tersebut lantas membuat bagian tulang yang satu ini mengalami kerusakan. Nah, kerusakan inilah yang menimbulkan rasa nyeri tersebut.

Sejatinya, masalah ini bukanlah kondisi yang bersifat serius. Penanganannya pun dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Akan tetapi, bukan berarti masalah kesehatan tersebut boleh disepelekan. Pengobatan sesegera mungkin tetap perlu dilakukan guna mencegahya berkembang menjadi lebih serius.

Penyebab Bidai Tulang Kering

Bidai tulang kering yang Anda alami tidak terjadi begitu saja. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kondisi ini terjadi ketika tulang kering dan jaringan ikat di sekitarnya mengalami tekanan hingga berujung pada peradangan (inflamasi) yang ditandai oleh rasa nyeri.

Baca juga: Cara Mengatasi Mata Juling pada Bayi

Mengapa bisa sampai demikian? Jawabannya bisa berbagai macam, namun penyebab bidai tulang kering pada umumnya diduga karena adanya aktivitas fisik seperti berolahraga yang berlebihan, terutama olahraga yang banyak membutuhkan gerak kaki seperti:

  • Basket
  • Sepakbola
  • Bulutangkis

Itu sebabnya, bidai tulang kering adalah masalah medis yang ‘akrab’ dengan para atlet profesional.

Sementara itu, beberapa faktor risiko lainnya juga ditengarai meningkatkan potensi seseorang untuk terkena kondisi yang dalam dunia medis dikenal dengan nama medial tibial stress syndrome ini, yaitu antara lain:

  • Anggota militer
  • Memiliki abnormalitas anatomi bagian kaki (telapak kaki datar dsb.)
  • Fleksibilitas tulang dan otot kaki rendah
  • Penerapan teknik latihan yang salah
  • Pertama kali melakukan aktivitas olahraga
  • Berlari di jalan menurun
  • Menggunakan sepatu olahraga yang tidak sesuai dengan kontur kaki
  • Otot kaki dan tendon melemah
  • Kelebihan berat badan (obesitas)

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - RS Sukmul support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 430 1269