10 Bahan Alami Untuk Mengobati Batuk

by penjurumedia | May 2, 2017

Mengobati Batuk Dengan 10 Bahan Alami ini!

Batuk termasuk penyakit ringan, tapi cukup menggangu terlebih pada saat cuaca seperti akhir-akhir ini. akan sangat meresahkan apabila tidak segera diobati. Lalu bagaimana cara mengobati batuk?

Mengobati Batuk dengan menggunakan obat-obatan atau sirup bukan satu-satunya Cara untuk Mengobati Batuk, Menyembuhkan Batuk dengan cara alami pun bisa jadi alternatif lain dan dan telah dipercaya sejak jaman nenek moyang kita dulu.

Berikut 10 bahan alami untuk mengobati Batuk dengan mudah

1. Bunga Mawar

Bunga mawar ternyata juga berkhasiat untuk menyembuhkan batuk. Resepnya adalah ambil bunga mawar segar kira-kira sepuluh gram, kemudian tim dengan air secukupnya dan tambahkan gula batu sesuai selera. Minum sebanyak dua kali sehari.

2. Kunyit

Tambahkan 1/2 sendok teh kunyit yang telah ditumbuk dan madu ke dalam satu gelas susu. Kunyit mempunyai khasiat alami yang bisa menghilangkan batuk.

3. Madu dan Lada Putih

Coba minum satu sendok teh madu yang ditambah sedikit taburan lada putih 2-3 kali sehari. Dipercaya bahan ini dapat menyembuhkan batuk.

4. Kemangi

Buat ramuan dengan menggunakan kemangi. Daun beraroma khas itu dapat mengatasi beberapa penyakit, termasuk batuk. Sediakan 1-2 gelas air putih, 2-3 daun kemangi, dan rebus menjadi satu. Minum ramuan hangat ini supaya batuk lekas hilang.

5. Jeruk Nipis

Jeruk nipis juga bisa digunakan untuk mengobati batuk. Perasaan air jeruk nipis dicampus dengan madu dan air matang. 1 sendok makan air jeruk nipis dan 3 sendok makan madu murni serta 5 sendok makan air matang ditim selama 30 menit. Takaran untuk meminum ramuan ini adalah 1 sendok teh sehari dua kali. Obat batuk tradisional lainnya yang terbuat dari jerun nipis adalah campuran jeruk nipis dan kecap. Ramuan ini lebih gampang, air jeruk nipis hanya dicampur dengan kecap dan diminum sehari dua kali sebanyak satu sendok teh.

6. Teh Jahe

Di Asia, teh herbal, teh jahe, atau jenis teh lainnya sering dimanfaatkan untuk mengatasi batuk. Salah satu bahan yang ampuh mengobati batuk adalah jahe. Sediakan 2-3 irisan jahe yang telah dicuci bersih, seduh dalam teh hangat. Baik diminum dua hingga tiga kali sehari.

7. Daun Asam Muda

Daun asam muda juga dapat berfungsi menyembuhkan batuk kering. Caranya, ambil daun asam muda setengah genggam, kemudian campurkan dengan daun saga manis, kayu manis, dan gula batu secukupnya. Rebus dengan api kecil sampai mendidih dan saring. Ramuan obat siap untuk diminum.

8. Daun Sirih

Caranya, ambil daun sirih kira-kira lima lembar, tambahkan cengkeh, kemukus, kapulaga, dan kayu manis. Kemudian rebus semua bahan dengan air sebanyak dua gelas. Tunggu hingga air rebusan menjadi kira-kira satu setengah gelas. Angkat dan saring air tersebut. Minum kira-kira satu sendok makan sebanyak tiga kali sehari.

9. Tanaman Serai

Untuk mengobati batuk berdahak kita bisa menggunakan tanaman serai. Serai memiliki sifat antiradang sehingga bisa mengatasi batuk pada sumbernya, yakni peradangan di saluran napas. Herbal ini sangat mudah diolah, caranya siapkan beberapa gram akar serai, kemudian dicuci bersih, setelah itu rebus dengan satu gelas air kira-kira 15 menit. Setelah dingin baru dapat dikonsumsi. Minuman herbal ini dapat dikonsumsi sehari satu gelas.

10. Belimbing Wuluh

Bunga belimbing wuluh juga terbukti dapat membantu meringankan batuk. Ambil kira-kira satu genggam bunga belimbing wuluh, kemudian campurkan dengan beberapa butir adas, tambahkan gula dan secangkir air, lalu ditim. Setelah agak dingin, saringlah ramuan tersebut dan siap untuk diminum.

Kapan Harus Ke Dokter? Jika cara mengatasi batuk seperti di atas sudah dilakukan, tapi batuk tak kunjung sembuh maka hubungi dokter. Di Rumah Sakit Harum memiliki dokter spesialis maupun umum yang berkompeten di bidangnya, kami akan berusaha untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin, demi kesehatan konsumen.

 

Artikel Selanjutnya : Manfaat Mengkonsumsi Buah Lemon, Bisa Cegah Kanker!
Sumber : wikipedia

Written By penjurumedia

Related Posts

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang mengganggu kerja hati ini dapat menular dengan...

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19?

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin terdiri dari banyak jenis dan kandungan,...

Hari Saka Bakti Husada

Hari Saka Bakti Husada

Selamat Hari Saka Bakti Husada 17 Juli 2021. Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan, pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan...

stroke

Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan berhenti sehingga nutrisi dan oksigen tidak mengalir ke jaringan otak. Tanpa keduanya, sel dalam otak...

Hipertensi

Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darah pada pembuluh naik. Dalam...

usia senja

Multiple Sclerosis

Salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang tua berusia senja yakni Multiple Sclerosis. Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat...

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Storytelling atau bercerita atau mendongeng merupakan kegiatan yang telah ada semenjak manusia ada. Storytelling juga yang membuat manusia punya sejarah....

Efek Keracunan Pestisida

Efek Keracunan Pestisida

Pestisida adalah istilah yang dipakai untuk kelompok kimia meliputi insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, moluskisida, nematisida, senyawa pengatur...

Comments

0 Comments