Berapakah Air Mineral yang dibituhkan Anak Sesuai Usianya?

by penjurumedia | Aug 11, 2017

Manfaat Air Mineral.

Berapakah Air Mineral yang dibituhkan Anak Sesuai Usianya?

Kita semua tahu bahwa air mineral memiliki manfaat besar bagi tubuh. Walaupun begitu, tetap saja kita selalu terlupa untuk minum air mineral secara rutin.

Sebaiknya kebiasaan yang baik seperti minum air mineral perlu diterapkan sejak usia dini, agar anak dapat tumbuh dan beraktifitas dengan baik dan terbiasa minum air mineral hingga dewasa.

Riset Tentang Air Mineral.

Sebuah riset dari 13 negara yang dipublikasikan di European Journal of Nutrition, begitu memperhatikan, 1 dari 4 anak di Indonesia masih kurang minum, di mana 30% yang dikonsumsi bukan air mineral. Padahal anak pra-sekolah (usia 4 – 6 tahun) membutuhkan 1,2 liter air mineral per hari (setara dengan 5 – 6 gelas), sedangkan anak usia 7 – 9 tahun membutuhkan sekitar 1,5 liter air mineral (6 – 7 gelas setiap hari).

Anak lebih rentan mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa karena mereka memiliki sensibilitas rasa haus yang lebih rendah serta tidak dapat mengekspresikan rasa haus dengan baik. Serta kebanyakan anak-anak mengonsumsi gula melewati batas hingga 15 persen. Padahal mengonsumsi gula tidak boleh lebih dari 10 persen dalam minuman. Oleh karenanya, penting bagi orangtua menanamkan kebiasaan minum air mineral sedini mungkin.

“Anak yang aktif berkegiatan perlu dibiasakan minum 2 – 3 gelas air mineral (400 – 600 ml) di luar rumah untuk mengurangi kemungkinan dehidrasi dan menstabilkan suhu tubuhnya. Sisanya bisa dipenuhi ketika anak ada di dalam rumah di bawah pengawasan orang tua. Harus minum enam gelas, kalo aktivitas biasa, kalo lebih aktif minum air lebih banyak.” jelas dr. Budi Wiweko, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), saat ditemui dalam acara sosialisasi program Aqua ‘Aku Mau Air, Aku Sehat’.

Bahaya Jika Kurang Minum Air Mineral.

Kekurangan air dapat menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang maupun jangka pendek. Gangguan tersebut antara lain infeksi saluran kemih dan batu ginjal. Agar terhindar dari resiko gangguan kesehatan ini, Anda perlu membiasakan anaknya untuk minum air mineral secara mandiri, baik di dalam maupun di luar rumah.

Kebiasaan ini bisa dibangun dengan memberikan arahan dan jejak ingatan positif terhadap kebiasaan minum air mineral sebelum, selama dan sesudah beraktifitas fisik. Gangguan ginjal akut, atau konstipasi, secara jangka pendek dapat mengganggu kognisi, atensi, atau memori.

“Mineral yang terkandung dalam air memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Misalnya, zinc berfungsi untuk membantu respon imun dan fungsi otak manusia, untuk kalium dapat membantu sistem saraf dan otot tubuh, magnesium dan kalium untuk menjaga jantung dan pembuluh darah, dan berbagai manfaat baik lainnya, “ tambah dr. Budi.

Sebenarnya tubuh manusia sendiri akan secara normal memberikan syarat apabila kita sedang sedang mengalami dehidrasi. Seperti frekuensi urin menjadi jarang dan haus. Anda juga bisa memantau jika si kecil tidak cukup air mineral dalam tubuhnya dengan melihat ciri-ciri seperti sering mengeluh haus, bibir kering, ikuti anak jika ia ingin buang air kecil dan lihat warna urinnya, jika jernih sedikit kuning itu menandakan cairan tubuh cukup. Namun jika kuning tua patut diwaspadai.

Written By penjurumedia

Related Posts

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang mengganggu kerja hati ini dapat menular dengan...

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19?

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin terdiri dari banyak jenis dan kandungan,...

Hari Saka Bakti Husada

Hari Saka Bakti Husada

Selamat Hari Saka Bakti Husada 17 Juli 2021. Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan, pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan...

stroke

Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan berhenti sehingga nutrisi dan oksigen tidak mengalir ke jaringan otak. Tanpa keduanya, sel dalam otak...

Hipertensi

Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darah pada pembuluh naik. Dalam...

usia senja

Multiple Sclerosis

Salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang tua berusia senja yakni Multiple Sclerosis. Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat...

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Storytelling atau bercerita atau mendongeng merupakan kegiatan yang telah ada semenjak manusia ada. Storytelling juga yang membuat manusia punya sejarah....

Efek Keracunan Pestisida

Efek Keracunan Pestisida

Pestisida adalah istilah yang dipakai untuk kelompok kimia meliputi insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, moluskisida, nematisida, senyawa pengatur...

Comments

0 Comments