Perhatikan Hal Berikut ini Sebelum Mengkonsumsi Mie Instan

by penjurumedia | Oct 18, 2017

Perhatikan Hal Berikut ini Sebelum Mengkonsumsi Mie Instan

Mi Instan adalah makanan yang sangat nikmat di konsumsi di seluruh penjuru dunia. Makanan ini dipilih, karena rasanya yang lezat dan mudah dibuat. Karena rasanya yang sangat nikmat inilah yang membuat orang ketagihan untuk mengkonsumsinya. Sayangnya, di balik kelezatan tersebut, makanan ini dinilai tidak sehat.

Dilansir dari Life Hacks, satu bungkus mi instan mengandung kalori yang relatif rendah yakni 142 kalori per 100 gram. Namun bumbu mi instan yang membuat makanan tersebut menjadi nikmat mengandung garam dan bahan lain yang membahayakan kesehatan.

Mie Instan

Selain itu, mie instan juga mengandung bahan kimia berupa butylated hydroxyanisole (BHA) dan t-butylhydroquinone (TBHQ). Kandungan tersebut bersifat karsinogenik yang dimanfaatkan sebagai pengawet agar mi instan bisa disimpan selama berbulan-bulan.

Saat mengonsumsi mi instan, makanan ini akan memberi tekanan pada sistem pencernaan untuk memecahnya. Tanpa disadari kondisi ini bisa mengganggu kadar gula darah dan pelepasan insulin jika dicerna terlalu cepat. Akibatnya,  konsumsi mi instan berisiko menyebabkan diabetes.

Mi instan juga mengandung garam dalam jumlah tinggi yang bisa memicu masalah kesehatan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam American Journal of Hypertension 2014 menunjukkan, bahwa mengonsumsi natrium dalam jumlah besar bisa menjadi faktor utama kematian pada 23 studi kasus. Kelebihan natrium menyebabkan tekanan darah tinggi yang berujung pada penyakit jantung.

Sementara kandungan MSG pada mi instan bisa menyebabkan kelebihan berat badan. Hal tersebut diungkapkan melalui data kesehatan dan gizi yang dikumpulkan Survei Kesehatan dan Nutrisi China.

Jadi bataskan porsi untuk mengkonsumsi Mie Instan walaupun terasa nikmat,tetapi pikirkanlah kondisi anda kedepannya nanti

baca juga: Semprot Parfum Berlebihan Membahayakan Kesehatan

Written By penjurumedia

Related Posts

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang mengganggu kerja hati ini dapat menular dengan...

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19?

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin terdiri dari banyak jenis dan kandungan,...

Hari Saka Bakti Husada

Hari Saka Bakti Husada

Selamat Hari Saka Bakti Husada 17 Juli 2021. Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan, pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan...

stroke

Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan berhenti sehingga nutrisi dan oksigen tidak mengalir ke jaringan otak. Tanpa keduanya, sel dalam otak...

Hipertensi

Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darah pada pembuluh naik. Dalam...

usia senja

Multiple Sclerosis

Salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang tua berusia senja yakni Multiple Sclerosis. Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat...

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Storytelling atau bercerita atau mendongeng merupakan kegiatan yang telah ada semenjak manusia ada. Storytelling juga yang membuat manusia punya sejarah....

Efek Keracunan Pestisida

Efek Keracunan Pestisida

Pestisida adalah istilah yang dipakai untuk kelompok kimia meliputi insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, moluskisida, nematisida, senyawa pengatur...

Comments

0 Comments