5 Kondisi Wajah Berikut Ini Bisa Gambarkan Kesehatan Anda

by penjurumedia | Apr 25, 2018

Berbagai organ dan sel yang ada di balik kulit wajah Anda turut terhubung dengan anggota tubuh lainnya. Maka, jika sedang terjadi gangguan di bagian tubuh lain, bukan tak mungkin wajah Anda juga akan terkena dampaknya.

Seperti yang dikutip dari laman Livestrong, berikut adalah 5 Kondisi Wajah Berikut Ini Bisa Gambarkan Kesehatan Andakesehatan Anda:

 

 

1. Lingkaran hitam di bawah mata

Kurang tidur tidak selalu berdampak pada lingkaran hitam di bawah mata. Kondisi ini juga bisa merupakan indikasi bahwa tubuh Anda menemukan racun atau hal yang memicu munculnya reaksi alergi.

Guna menghindari keadaan tersebut, kurangilah makanan penyebab alergi – seperti susu, gluten dan telur – selama 10 hari untuk melihat apakah gejala tersebut berkurang. Jika tidak berhasil, cobalah lakukan tes alergi untuk melihat seberapa besar sensitivitas tubuh pada lingkungan seperti jamur, bulu binatang peliharaan, atau serbuk sari.

2. Tumbuhnya rambut wajah

Bagi wanita, rambut wajah yang tidak diinginkan bisa menjadi tanda hormon yang tidak seimbang. Salah satu penyebab keadaan ini adalah kelebihan hormon androgen, hormon yang dibuat oleh kelenjar gonad dan adrenal.

Selain itu, tumbuhnya rambut wajah juga bisa jadi tanda sindrom ovarium polikistik, terutama jika disertai siklus menstruasi yang tidak teratur. Kehamilan dan menopause juga dapat menjadi pencetus dari keadaan tersebut.

3. Bintik-bintik kecil

Bintik-bintik kecil kerap disalahartikan sebagai jerawat kecil dan diberi obat yang bersangkutan. Tetapi, kondisi tersebut sebenarnya dikenal sebagai keratosis pilaris, suatu kondisi kulit yang terjadi ketika Anda tidak mendapatkan cukup asam lemak esensial, seng, atau vitamin A.

Jika tak ingin mengalami keadaan tersebut, tingkatkan konsumsi asam lemak esensial seperti omega-3 dari ikan salmon, serta makanan yang kaya vitamin A seperti ubi jalar dan sayuran berdaun hijau gelap.

4. Jerawat

Meski bervariasi antar satu kasus ke kasus lain, salah satu penyebab potensial dari jerawat adalah pola diet Anda. Beberapa penelitian menunjukkan, risiko terjadinya jerawat menurun ketika Anda menerapkan diet indeks glikemik rendah. Diet ini melibatkan tepung putih, gula dan makanan olahan, serta meningkatkan asupan sayuran serta biji-bijian.

Sementara itu, jika Anda minum susu, apalagi dalam jumlah berlebihan, potensi terjadinya jerawat bisa semakin tinggi. Ini karena susu diduga dapat membuat sebum semakin aktif untuk memproduksi minyak, yang pada akhirnya turut meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

5. Bibir pecah-pecah

Bibir pecah-pecah bisa menjadi gejala dari kurangnya asupan niasin atau mineral zink. Vegan dan vegetarian memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami keadaan ini, karena niasin dan zink lebih banyak terdapat pada produk hewani–seperti ayam, hati, dan ikan.

Itulah sederet perubahan wajah yang turut menggambarkan kondisi kesehatan Anda. Jika mengalami beberapa di antaranya, periksa kembali apakah kebutuhan gizi harian terus terpenuhi atau Anda sedang justru sedang mengalami penyakit tertentu. Apabila perubahan wajah tersebut terasa sangat mengganggu, segera periksa ke dokter.

source: klikdokter.com

Written By penjurumedia

Related Posts

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang mengganggu kerja hati ini dapat menular dengan...

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19?

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin terdiri dari banyak jenis dan kandungan,...

Hari Saka Bakti Husada

Hari Saka Bakti Husada

Selamat Hari Saka Bakti Husada 17 Juli 2021. Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan, pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan...

stroke

Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan berhenti sehingga nutrisi dan oksigen tidak mengalir ke jaringan otak. Tanpa keduanya, sel dalam otak...

Hipertensi

Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darah pada pembuluh naik. Dalam...

usia senja

Multiple Sclerosis

Salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang tua berusia senja yakni Multiple Sclerosis. Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat...

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Storytelling atau bercerita atau mendongeng merupakan kegiatan yang telah ada semenjak manusia ada. Storytelling juga yang membuat manusia punya sejarah....

Efek Keracunan Pestisida

Efek Keracunan Pestisida

Pestisida adalah istilah yang dipakai untuk kelompok kimia meliputi insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, moluskisida, nematisida, senyawa pengatur...

Comments

0 Comments