Penyebab Bidai Tulang Kering

by penjurumedia | Jan 14, 2020

Bidai tulang kering adalah suatu kondisi ketika tulang kering atau tungkai bawah bagian depan—beserta jaringan ikat pelekat otot dan tulang—mengalami nyeri akibat adanya tekanan yang terjadi secara berulang. Tekanan tersebut lantas membuat bagian tulang yang satu ini mengalami kerusakan. Nah,kerusakan inilah yang menimbulkan rasa nyeri tersebut.

Sejatinya, masalah ini bukanlah kondisi yang bersifat serius. Penanganannya pun dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Akan tetapi, bukan berarti masalah kesehatan tersebut boleh disepelekan. Pengobatan sesegera mungkin tetap perlu dilakukan guna mencegahya berkembang menjadi lebih serius.

Penyebab Bidai Tulang Kering

Bidai tulang kering yang Anda alami tidak terjadi begitu saja. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kondisi ini terjadi ketika tulang kering dan jaringan ikat di sekitarnya mengalami tekanan hingga berujung pada peradangan (inflamasi) yang ditandai oleh rasa nyeri.

Baca juga: Cara Mengatasi Mata Juling pada Bayi

Mengapa bisa sampai demikian? Jawabannya bisa berbagai macam, namun penyebab bidai tulang kering pada umumnya diduga karena adanya aktivitas fisik seperti berolahraga yang berlebihan, terutama olahraga yang banyak membutuhkan gerak kaki seperti:

  • Basket
  • Sepakbola
  • Bulutangkis

Itu sebabnya, bidai tulang kering adalah masalah medis yang ‘akrab’ dengan para atlet profesional.

Sementara itu, beberapa faktor risiko lainnya juga ditengarai meningkatkan potensi seseorang untuk terkena kondisi yang dalam dunia medis dikenal dengan nama medial tibial stress syndromeini, yaitu antara lain:

  • Anggota militer
  • Memiliki abnormalitas anatomi bagian kaki (telapak kaki datar dsb.)
  • Fleksibilitas tulang dan otot kaki rendah
  • Penerapan teknik latihan yang salah
  • Pertama kali melakukan aktivitas olahraga
  • Berlari di jalan menurun
  • Menggunakan sepatu olahraga yang tidak sesuai dengan kontur kaki
  • Otot kaki dan tendon melemah
  • Kelebihan berat badan (obesitas)

source: doktersehat.com

Written By penjurumedia

Related Posts

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang mengganggu kerja hati ini dapat menular dengan...

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19?

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin terdiri dari banyak jenis dan kandungan,...

Hari Saka Bakti Husada

Hari Saka Bakti Husada

Selamat Hari Saka Bakti Husada 17 Juli 2021. Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan, pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan...

stroke

Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan berhenti sehingga nutrisi dan oksigen tidak mengalir ke jaringan otak. Tanpa keduanya, sel dalam otak...

Hipertensi

Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darah pada pembuluh naik. Dalam...

usia senja

Multiple Sclerosis

Salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang tua berusia senja yakni Multiple Sclerosis. Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat...

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Storytelling atau bercerita atau mendongeng merupakan kegiatan yang telah ada semenjak manusia ada. Storytelling juga yang membuat manusia punya sejarah....

Efek Keracunan Pestisida

Efek Keracunan Pestisida

Pestisida adalah istilah yang dipakai untuk kelompok kimia meliputi insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, moluskisida, nematisida, senyawa pengatur...

Comments

0 Comments