Jangan Salah! Inilah Manfaat Makan Menggunakan Sumpit

by penjurumedia | Jan 27, 2020

Masyarakat Indonesia memang tidak terbiasa menggunakan sumpit saat makan. Kita lebih sering menggunakan tangan, sendok, atau garpu. Hanya saja, terkadang saat kita mengonsumsi mie atau makanan khas dari negara Asia Timur layaknya dari Tiongkok, Jepang, atau Korea, kita akan menggunakannya. Meskipun cukup merepotkan, ternyata makan dengan sumpit ada manfaatnya bagi kesehatan, lho.

Manfaat makan sumpit bagi kesehatan tubuh, pakar kesehatan menyebut makan dengan menggunakan sumpit bisa berimbas positif bagi pola makan kita setiap hari.

Berikut adalah beberapa manfaat tak terduga makan dengan menggunakan sumpit.

  1. Bisa Membantu Mengendalikan Berat Badan

Manfaat utama dari kebiasaan menggunakan sumpit saat makan adalah mengendalikan berat badan. Karena alasan inilah banyak pakar diet yang merekomendasikan peralatan ini sebagai pengganti sendok, khususnya saat makan nasi, mie, atau hidangan lainnya yang tidak berkuah.

Banyak orang yang mengaku kesulitan untuk mengendalikan atau menurunkan berat badan karena sulit mengendalikan keinginan makannya. Apalagi jika makanan terasa sangat enak. Selain itu, kita kini sering makan sambil menonton televisi, melihat gawai, atau mengobrol. Tanpa disadari, hal ini membuat kita makan dengan porsi yang berlebihan.

Jika kita makan dengan menggunakan sumpit yang cenderung lebih sulit digunakan dibandingkan dengan menggunakan sendok atau tangan, maka mau tidak mau kita harus benar-benar berkonsentrasi untuk makan. Kita pun akan mengendalikan porsi makan dengan lebih baik.

Selain itu, biasanya satu suapan sumpit memiliki porsi lebih kecil dibandingkan dengan satu suapan saat makan dengan sendok atau tangan. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi otak mengirimkan sinyal kenyang meski suapan makanan yang kita konsumsi tidak terlalu banyak. Hal ini tentu akan berimbas pada pengendalian berat badan yang lebih baik.

  1. Membantu Mengendalikan Kadar Gula Darah

Penderita diabetes atau mereka yang sedang dalam kondisi pre-diabetes memang harus lebih cermat dalam mengendalikan pola makannya. Hal ini ditujukan agar kadar gula darah di dalam tubuhnya bisa dikendalikan. Jika sampai kadar gula darah melonjak tinggi atau kurang dari kadar normal, bisa jadi akan menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Makan dengan menggunakan sumpit bisa membantu mengendalikan porsi makanan. Hal ini tentu akan membuat kadar gula darah tidak akan mudah naik. Meskipun begitu, penderita diabetes atau mereka yang masih dalam kondisi pre-diabetes memang harus berhati-hati saat memilih makanan karena ada banyak makanan yang bisa dengan cepat meningkatkan kadar gula darah meski porsinya sedikit.

Baca juga: Pengobatan dan Pencegahan Kanker Usus Besar Stadium Awal

  1. Bisa Mencegah Masalah Perut Kembung

Jika kita makan dengan cepat atau dengan suapan yang besar, ada kemungkinan udara yang ikut tertelan juga cukup banyak. Hal ini tentu akan berimbas pada penumpukan gas di dalam perut yang berimbas pada masalah perut kembung.

Hal yang berbeda terjadi jika kita makan sumpit. Suapan yang kecil akan membuat kita tidak membuka mulut terlalu lebar dan akhirnya berimbas pada minimnya udara yang ikut tertelan. Masalah perut kembung pun bisa dicegah.

  1. Meningkatkan Fungsi Lambung

Suapan makanan dengan sumpit yang cenderung sedikit bisa membuat lambung tidak begitu terbebani saat mengolah makanan. Fungsi dari organ ini pun akan semakin meningkat sehingga sari makanan akan bisa diserap tubuh dengan lebih baik.

  1. Meningkatkan Koordinasi Otak dengan Tubuh

Berbeda dengan saat menggunakan sendok atau garpu, saat menggunakan sumpit, tubuh akan terlatih untuk melakukan koordinasi dengan otak. Hal ini tentu akan membuat fungsi otak akan menjadi semakin membaik.

source: doktersehat.com

Written By penjurumedia

Related Posts

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Waspada Hepatitis A Pada Anak

Hepatitis A adalah peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. Infeksi yang mengganggu kerja hati ini dapat menular dengan...

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19

Mengapa Harus Vaksinasi Covid-19?

Vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Vaksin terdiri dari banyak jenis dan kandungan,...

Hari Saka Bakti Husada

Hari Saka Bakti Husada

Selamat Hari Saka Bakti Husada 17 Juli 2021. Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan, pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan...

stroke

Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu dan berhenti sehingga nutrisi dan oksigen tidak mengalir ke jaringan otak. Tanpa keduanya, sel dalam otak...

Hipertensi

Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit dimana arteri atau pembuluh darah mengalami penyempitan sehingga tekanan darah pada pembuluh naik. Dalam...

usia senja

Multiple Sclerosis

Salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada orang tua berusia senja yakni Multiple Sclerosis. Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit kronis...

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat...

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Pentingnya Mendongeng Pada Anak

Storytelling atau bercerita atau mendongeng merupakan kegiatan yang telah ada semenjak manusia ada. Storytelling juga yang membuat manusia punya sejarah....

Efek Keracunan Pestisida

Efek Keracunan Pestisida

Pestisida adalah istilah yang dipakai untuk kelompok kimia meliputi insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, moluskisida, nematisida, senyawa pengatur...

Comments

0 Comments