Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami
Penyebab Turunnya Berat Badan

Penyebab turunnya berat badan, banyak orang yang merasa senang ketika mengalami penurunan berat badan, apalagi saat bulan puasa. Ya, tak jarang juga ada yang sekaligus melakukan diet pada momentum Ramadhan kali ini.

Tapi pahami dulu empat kemungkinan yang ada, tak melulu berat badan yang turun memang karena lemak yang kamu singkirkan. Pahami berbagai kemungkinan sebab dari penurunan berat badan di bawah ini .

Baca juga: Inilah Olahraga Yang Bisa Kamu Lakukan Saat Puasa

1. Water loss atau pengurangan cairan

Penurunan cairan tubuh dapat disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu, kehilangan cairan, kurangnya asupan cairan, atau penyakit seperti diabetes.

“Berat cairan (water weight) adalah ketika tubuh menyimpan cairan yang biasanya akan masuk ke ginjal,” jelas Lynn Mack, MD, profesor kedokteran penyakit dalam di University of Nebraska Medical Center.

Alih-alih kencing karena cairan ekstra, tubuh menyimpannya di antara organ dan kulit. Alhasil jarum timbangan ikut bergeser ke kanan semakin jauh. Demikian dikutip dari Health.

2. Kehilangan lemak

Penurunan lemak tubuh dapat secara sengaja disebabkan oleh olahraga dan diet, dan ini yang paling bikin senang.

Spesialis kekuatan dan kinerja, Joel Seedman, PhD., pemilik Advanced Human Performance di Atlanta menjelaskan kepada Men’s Journal bahwa olahraga bisa membantu menghilangkan lemak. Ya semua orang juga sudah tahu ya, tapi mengapa sih harus olahraga?

Tujuan yang harus dicapai adalah lipolysisis maksimum atau proses biologis memecah lemak dan trigliserida secara maksimal yang merupakan hasil dalam makanan yang kamu makan atau yang sudah tersimpan dalam tubuh.

Ini sebagian besar terjadi di mitokondria otot. Itulah sebabnya semakin banyak otot yang kamu miliki, semakin banyak lemak yang bisa kamu bakar. Selain itu, olahraga juga telah terbukti meningkatkan enzim lipolitik dan meningkatkan fungsi mitokondria.

3. Kehilangan massa otot

“Buruk untuk kehilangan massa otot daripada lemak, karena otot adalah kunci dalam gerakan dan fungsi tubuh,” jelas Gerardo Miranda-Comas, MD, Asisten Profesor Pengobatan Rehabilitasi, Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai.

“Dengan hilangnya massa otot, kekuatan dan daya tahan dipengaruhi secara negatif, yang menyebabkan penurunan kinerja fungsional.”

Secara umum, otot tidak hilang sebelum lemak, akan tetapi seseorang yang berusaha menurunkan berat badan dengan tidak makan dapat menurunkan berat badan melalui kehilangan otot terlebih dahulu sebelum membakar lemak. Waduh.

Baca juga: Langkah Untuk Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

4. Habis melahirkan

Dilansir What to Expect, berat badan yang turun usai melahirkan bergantung pada ukuran bayi dan berat tepat cairan ketuban serta plasent. Sebagian besar wanita hamil dapat kehilangan hingga 12 pound atau 5 kg lebih selama persalinan.

Perlu dipahami loh, wanita biasanya bertambah berat rata-rata antara 11-15 kg dalam masa kehamilan. Nah, sisa beratnya biasanya ‘menyisa’ dalam bentuk apa? Bisa dari jaringan payudara atau simpanan lemak.

source: health.detik.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2019 - RS Sukmul support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 430 1269